Pasang Iklan Gratis

Imran Nahumarury sentil taktik counter attack saat bungkam PSBS Biak, luar biasa

 Semen Padang meraih hasil apik pada laga pekan ke-25 Super League 2025-2026 kontra tuan rumah PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, kemarin (9/3) malam.

Semen Padang berhasil mengalahkan PSBS Biak dengan skor 2 – 0.

Semen Padang bersama pelatih anyar Imran Nahumarury berhasil menunjukkan kelasnya dengan melumat Laskar Badai Pasifik berkat brace yang dicetak pemain anyar Guillermo Fernandez Hierro menit ke 70 dan 90+5.

Kemenangan ini menjadi penanda awal Semen Padang bersama juru taktik baru untuk bangkit dan keluar dari zona degradasi.

Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury mengapresiasi kerja keras skuadnya yang tampil maksimal meski dengan persiapan minim.

"Persiapan kami cuma dua hari, tetapi pemain tampil sangat luar biasa,” ujar Imran Nahumarury dilansir dari laman I.League.

Menurut Imran Nahumarury, para pemainnya tampil disiplin menjalankan taktikal, terutama saat melakukan perubahan taktik di babak kedua.

“Strategi counter attack kami berjalan efektif dan berhasil," kata Imran Nahumarury.

Mantan pelatih Malut United ini menyadari arti penting kemenangan pada laga kontra PSBS Biak.

Apalagi Semen Padang baru saja melewati beberapa laga, melawan tim papan tengah dan papan atas dan belum menghasilkan apa yang diinginkan.  

“Pertandingan yang sangat tidak mudah melawan tim yang berada di papan tengah atau papan atas.

Namun, ketika saya datang, anak-anak sangat antusias, mereka sangat luar biasa,” ucapnya.

“Ibaratnya tim ini bahan yang sudah ada. Saya cuma datang, sedikit dipoles begini, dan mereka bisa,” imbuh mantan pelatih PSIS Semarang ini.

Meski demikian, Imran Nahumarury mengingatkan bahwa perjuangan Semen Padang masih panjang.

Masih ada sepuluh laga yang harus diperjuangkan sebelum kompetisi berakhir.

“Kami sadar perjalanan masih jauh. Kemenangan ini diharapkan menjadi modal berharga untuk laga-laga selanjutnya.

Saya tekankan kepada pemain bahwa sepuluh pertandingan tersisa adalah laga final.

Kami harus menjalani tahap demi tahap (step by step) untuk terus mengamankan poin,” tutur Imran Nahumarury.

Semen Padang sementara masih berada batas terakhir zona degradasi, yakni peringkat ke-16 dengan 20 poin, hasil dari lima kali menang, lima kali seri dan 15 kali kalah.

Semen Padang memiliki poin yang sama dengan Madura United dan Persijap, dua tim papan bawah bawah klasemen Super League.

Hanya saja Persijap baru memainkan 24 laga, sementara Semen Padang dan Madura United telah bermain dalam 25 kali pertandingan.

PSBS Biak di lain sisi mulai terbiasa berada di zona degradasi setelah pada pekan ke-25 ini menempati peringkat ke-17 dengan 18 poin, hasil dari empat kali menang, enam kali seri dan 15 kali kalah. 

0 Response to "Imran Nahumarury sentil taktik counter attack saat bungkam PSBS Biak, luar biasa"

Posting Komentar