Komentar Dua Momok Timnas Indonesia di Final Piala AFF 2010 soal Gebrakan Naturalisasi Malaysia
Timnas Malaysia terus berusaha menyempurnakan skuadnya dengan menaturalisasi para pemain keturunan untuk memperkuat Harimau Malaya.
Skuad besutan Peter Cklamovski itu baru saja membantai Timnas Vietnam 4-0 di Kualifikasi Piala Asia 2027.
Munculnya pemain-pemain keturunan baru dianggap memberikan dampak besar terhadap kemenangan tersebut.
Di antaranya Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Rodrigo Holgado, Gabriel Palmero dan Imanol Machuca.
Keberhasilan Malaysia dengan para pemain keturunan tersebut turut menuai komentar legenda Harimau Malaya Norshahrul Idlan Talaha.
Ia menilai kemenangan atas Vietnam merupakan bukti efektifnya strategi mendatangkan pemain-pemain keturunan.
Menurutnya, kemenangan itu sekaligus mencerminkan kemajuan besar yang telah dicapai skuad Harimau Malaya saat ini.
"Hasil terakhir, kita menang 4-0 atas Vietnam. Bagi saya, itu prestasi yang membanggakan."
"Kita harus ingat bahwa tim seperti Vietnam, Thailand, Indonesia adalah lawan yang sepadan."
"Kita tidak bisa membandingkan diri dengan Jepang atau Korea, mungkin suatu saat nanti, tetapi tidak sekarang," kata Norshahrul kepada Arena Metro.
Bagi pria yang akrab disapa Mat Yo itu, gebrakan naturalisasi merupakan langkah jangka pendek yang baik untuk mengangkat prestasi Malaysia.
"Apa yang dilakukan FAM dan Tunku Mahkota Johor (TMJ) dalam mendatangkan lebih banyak pemain keturunan tentu saja memberikan dampak besar."
"Bagi saya, ini merupakan langkah jangka pendek yang cukup efektif untuk mendongkrak prestasi timnas dalam waktu dekat," katanya.
Menurut kabar, pemain-pemain keturunan fase kedua akan menyusul mulai Agustus ini untuk membantu Malaysia meraih status tim elite di Asia.
Setelah fase pertama sukses, fokus kini tertuju pada masuknya pemain baru yang diharapkan makin memperkuat skuad.
Kehadiran pemain keturunan fase kedua pun turut mendapat komentar dari legenda Malaysia lainnya, Safee Sali.
Sebagai informasi, Safee dan Norshahrul merupakan dua pemain yang menjadi momok bagi Timnas Indonesia di final Piala AFF 2010.
Safee menilai keputusan untuk menggunakan lebih banyak bintang keturunan merupakan hak mutlak pelatih dan sah-sah saja.
"Tidak ada masalah (menambah pemain keturunan). Bagi saya sebagai orang yang melihat dari luar, itu semua keputusan pelatih."
"Karena dia (pelatih) lebih tahu apa yang dibutuhkan tim untuk menjadi lebih baik dan lebih positif setelah ini."
"Bagi saya, jika para pemain benar-benar mengikuti standar dan pilihan yang diinginkan pelatih, saya rasa tidak ada masalah," kata Safee.
Namun, Safee juga mengingatkan sejumlah pihak yang terus mempertanyakan keterkaitan para pemain dengan Malaysia.
Ia menilai suara negatif dari sejumlah pihak tidak konstruktif saat timnas sedang berupaya meningkatkan prestasi.
"Hal terpenting yang ingin kita lihat sekarang adalah kesuksesan."
"Jika kita memilih untuk memikirkan hal-hal lain atau masalah, kita hanya akan sampai pada titik ini.
"Bagi saya, selama kita tidak melanggar aturan yang ditetapkan FIFA, tidak masalah."
"Kita harus sukses dan membuktikan posisi negara kita di mata tim lain," jelas mantan pemain Pelita Jaya itu.
0 Response to "Komentar Dua Momok Timnas Indonesia di Final Piala AFF 2010 soal Gebrakan Naturalisasi Malaysia"
Posting Komentar